Jurnal1jambi.com,- 07/08/2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi terus memperkuat pembinaan warga binaan melalui pengembangan literasi dan kreativitas. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Keterampilan Bidang Puisi yang bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Jambi serta Yayasan Malam Puisi Jambi, Jumat (07/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek mental dan spiritual, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengekspresikan gagasan, perasaan, serta pengalaman hidup melalui karya sastra. Puisi dipilih sebagai salah satu media kreatif untuk mendorong warga binaan menyalurkan ekspresi secara positif.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar penulisan puisi, pemilihan diksi, penguatan imajinasi, hingga cara membangun emosi dan pesan dalam sebuah karya. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik menulis serta pembacaan puisi yang dipandu narasumber dari BPK Wilayah Jambi dan Yayasan Malam Puisi Jambi.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung program pembinaan warga binaan. Menurutnya, sastra dapat menjadi media untuk membangun kepercayaan diri, mengasah kreativitas, sekaligus membantu warga binaan melakukan refleksi selama menjalani masa pidana.

“Melalui kegiatan ini kami berharap warga binaan memiliki wadah untuk mencurahkan isi hati dan menyalurkan kreativitas secara positif. Puisi menjadi media untuk menyampaikan harapan, pengalaman, dan semangat memperbaiki diri,” ujar Meita.

Pembinaan keterampilan melalui sastra juga diharapkan dapat memperluas pengalaman warga binaan dalam mengenal dunia literasi dan seni. Selain meningkatkan kemampuan menulis dan berekspresi, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang dapat mendorong tumbuhnya sikap percaya diri dan produktif.

Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang memberikan manfaat bagi warga binaan. Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperkaya bentuk pembinaan sekaligus mendukung proses perubahan diri warga binaan agar memiliki bekal positif setelah menyelesaikan masa pidana.

share this :