Jurnal1jambi.com,- Di tengah tantangan dunia hukum yang terus berkembang, kepemimpinan tidak selalu tentang seberapa besar kewenangan yang dimiliki, tetapi juga tentang seberapa jauh manfaat yang dapat diberikan. Prinsip tersebut diwujudkan Ketua Umum FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., melalui pemberian beasiswa pendidikan senilai Rp35 juta kepada salah satu anggota organisasinya.

Beasiswa tersebut diberikan kepada Ass. Adv. G. Bagus Andaru, anggota FERADI WPI asal Boyolali, sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajar sekaligus dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi. Bantuan pendidikan itu diharapkan dapat menjadi pijakan bagi Bagus untuk melanjutkan pendidikan hukum dan mewujudkan cita-citanya menjadi seorang advokat.

Donny Andretti menilai, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang nilainya jauh melampaui sekadar bantuan materi. Menurutnya, semakin berkualitas sumber daya manusia yang dimiliki organisasi, semakin besar pula peluang untuk melahirkan advokat dan paralegal yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat.

“Pemimpin sejati bukan hanya mampu mengarahkan, tetapi juga membuka jalan bagi orang lain untuk bertumbuh. Dengan memberi, kita sedang membangun masa depan organisasi dan melahirkan generasi penegak hukum yang lebih berkualitas,” menjadi semangat yang tercermin dalam kepemimpinan Donny Andretti di tengah keluarga besar FERADI WPI.

Sementara itu, Ass. Adv. G. Bagus Andaru mengaku terharu atas bantuan yang diterimanya. “Saya terharu sampai berlinang air mata. Paketum Donny begitu tulus membantu saya mewujudkan mimpi saya menjadi pengacara. Terima kasih, Paketum. Uang Rp35 juta telah saya terima dan akan saya pergunakan untuk biaya pendidikan hukum saya,” ujar Bagus.

Pemberian beasiswa tersebut menjadi gambaran bahwa organisasi dapat tumbuh bukan hanya melalui struktur dan jabatan, tetapi juga melalui kepedulian yang nyata terhadap anggotanya. Ketika kesempatan diberikan kepada mereka yang ingin belajar dan berkembang, maka yang dibangun bukan sekadar masa depan satu individu, melainkan juga fondasi bagi organisasi dan dunia penegakan hukum yang lebih berkualitas.

share this :