Jurnal1Jambi.com,- MUARO JAMBI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Jambi bersama Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Muaro Jambi menggelar Penanaman Jagung Kuartal III secara serentak di lahan Perhutanan Sosial, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Komplek Bumi Perkemahan RT 23, Desa Sungai Gelam, dan diikuti secara virtual bersama Kapolri yang memimpin dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar hadir langsung bersama Waka Polda Brigjen Pol. M. Mustakim, didampingi Pejabat Utama Polda serta Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan diawali dengan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak Tingkat Nasional yang dibuka oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa Polri menargetkan pengelolaan 4 juta hektar lahan dengan estimasi hasil panen antara 4 hingga 10 juta ton pada 2025. Ini merupakan bagian dari sinergi antara Polri, Kementerian Kehutanan, Perhutani, serta masyarakat, dan merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Usai kegiatan nasional, Kapolda Jambi bersama Sekda Provinsi Jambi, Kajati, Bupati Muaro Jambi, serta unsur TNI melakukan penanaman jagung dan pohon durian sebagai bagian dari gerakan penghijauan terpadu. Selain itu, dilakukan juga penyerahan bantuan bibit dan sembako kepada kelompok tani binaan Polda Jambi.
Kapolda Jambi menjelaskan bahwa penanaman jagung kuartal III telah dilakukan di lahan milik Pemda seluas 10 hektar. Secara total, penanaman serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi telah mencakup 192 hektar. Ia juga memaparkan bahwa sejak kuartal I dan II, total lahan yang telah ditanami mencapai 579 hektar, dengan 87 hektar di antaranya sudah dipanen.
“Dengan sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, swasta, dan kelompok tani, kita berharap panen kuartal III bisa lebih maksimal,” ujar Kapolda. Ia juga menegaskan komitmen Polda Jambi untuk terus mendukung program Astacita, khususnya ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.











