Jurnal1jambi.com,- Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., bersama Wakil Gubernur Jambi KH. Drs. Abdullah Sani menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri Pondok Pesantren Anwarul Huda Tahun 2026 yang digelar di Desa Marga Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, pada 14/06/2026 malam. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri para santri, wali santri, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Momentum wisuda tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pendidikan para santri sekaligus perayaan atas perjalanan panjang pembinaan karakter dan ilmu keagamaan di lingkungan pesantren. Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan yang menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pendidikan Pondok Pesantren Anwarul Huda.
Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan tenaga pendidik yang dinilai konsisten membentuk generasi muda Islam yang berakhlak mulia. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis sebagai benteng moral di tengah derasnya arus perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks.
Bupati yang akrab disapa BBS itu juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dan landasan spiritual yang kokoh. Ia berharap para pendidik di lingkungan pesantren terus menjaga semangat pengabdian dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi KH. Drs. Abdullah Sani mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila pemerintah dan ulama terus bersinergi dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan refleksi atas pentingnya investasi jangka panjang dalam dunia pendidikan dan pembinaan akhlak. Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, pesantren tetap hadir sebagai ruang yang menanamkan nilai, membentuk karakter, dan menjaga harapan agar generasi mendatang tumbuh dengan ilmu yang menerangi serta akhlak yang menuntun.













