Jurnal1jambi.com,- Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat di Kampung Walkep, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat 29/05/2026. Personel Satgas Yonif 521/DY bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong karya bakti sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat setempat.

Kegiatan karya bakti tersebut dilakukan dengan membersihkan lingkungan kampung, saluran air, rumput liar di sekitar pemukiman warga, hingga fasilitas umum yang digunakan masyarakat sehari-hari. Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas dan warga tampak bahu-membahu bekerja bersama tanpa sekat, memperlihatkan eratnya hubungan antara aparat dan masyarakat di wilayah penugasan.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata SE MIP mengatakan kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap kebersihan lingkungan sekaligus sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat. “Kehadiran Satgas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu dan menjadi bagian dari masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Kampung Walkep menyambut positif kegiatan tersebut dan mengaku senang atas kepedulian personel TNI yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran Satgas dinilai tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat kampung.

Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan personel Satgas dalam menjaga kebersihan lingkungan bersama warga. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui gotong royong seperti ini menjadi contoh positif sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat dan TNI di Papua Pegunungan.

Melalui kegiatan karya bakti tersebut, Satgas Yonif 521/DY menunjukkan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang hadir langsung di tengah masyarakat. Di tanah Papua, semangat gotong royong menjadi bahasa persaudaraan yang mampu memperkuat rasa aman, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

share this :