Jurnal1jambi.com,- Pelaksana Harian (Plh.) Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi yang juga Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, meninjau kesiapan water intake yang memanfaatkan aliran Sungai Batanghari sebagai sumber pasokan air untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan yang berlangsung pada 13/07/2026 itu menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi musim kemarau di Provinsi Jambi.

Usai meninjau fasilitas water intake, Brigjen TNI Nyamin melanjutkan kunjungan ke Situation Room Posko Karhutla PT Wira Karya Sakti (WKS) di Distrik VII, Desa Rukam, Kabupaten Muaro Jambi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, sistem pemantauan, serta langkah-langkah mitigasi yang telah disiapkan perusahaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Kasiops Korem 042/Gapu Kolonel Inf. Wahyu Alfiyan, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, beserta jajaran terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki lahan gambut dengan tingkat kerawanan tinggi.

Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanggulangan. Menurutnya, seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah rawan karhutla diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyiapkan personel, sarana, dan prasarana yang memadai, serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah, TNI, Polri, BPBD, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Peninjauan ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau. Dengan sistem pemantauan yang optimal serta ketersediaan sumber air yang memadai, diharapkan potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat sebelum meluas menjadi bencana yang berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Komitmen memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, BPBD, dan dunia usaha menjadi fondasi penting dalam menjaga Provinsi Jambi dari ancaman karhutla. Kesiapsiagaan yang dibangun sejak dini diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran sekaligus melindungi kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat selama musim kemarau.

share this :