Jurnal1Jambi.com,- Sarolangun, 1/8/2025 – Ketahanan pangan bukan sekadar jargon. Ia adalah napas kehidupan yang harus dijaga bersama. Untuk itu, Babinsa Koramil 420-04/Sarolangun, Kodim 0420/Sarko, Serka Deni Riadi turun langsung ke sawah mendampingi petani binaannya. Lokasi pendampingan kali ini berada di Desa Pulau Melako, Kecamatan Bathin VIII, dengan lahan produktif tanaman cabai rawit seluas 0,2 hektare.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Cabai, yang setiap hari hadir di dapur kita, sudah menjadi kebutuhan pokok. Dengan pendampingan intensif, Babinsa berharap hasil panen petani meningkat, perekonomian warga terangkat, dan masyarakat punya daya tahan terhadap gejolak harga pangan.

“Pendampingan ini kami lakukan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan bantuan, tapi juga berdaya secara ekonomi. Budidaya cabai adalah salah satu cara praktis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah penghasilan,” ujar Serka Deni Riadi saat ditemui di sela aktivitasnya.

Lebih dari sekadar menanam, pendampingan ini juga memberi edukasi soal tata cara perawatan yang benar. Mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga pengendalian hama, semua dijelaskan agar petani tak berjalan sendiri. Dengan begitu, panen lebih maksimal dan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah bukan sekadar angan.

Serka Deni menegaskan, keterlibatan TNI dalam pendampingan petani adalah bentuk nyata kemanunggalan dengan rakyat. “Kami ingin warga punya pemahaman yang benar. Kalau mereka mengerti dan mampu merawat tanamannya, hasil panen akan bagus, ekonomi pun ikut terangkat,” jelasnya.

Inisiatif ini bukan hanya soal tanaman cabai. Ini tentang masa depan desa. Tentang memastikan tidak ada keluarga yang kekurangan karena harga pangan melambung. Tentang membangun ketahanan dari akar rumput. “Kami percaya, jika desa kuat, bangsa juga kuat,” tutup Serka Deni Riadi dengan optimisme.

share this :