Jurnal1jambi.com,- Basriyanto, yang akrab disapa Riyan, kelahiran 1982, dikenal sebagai sosok tegas, berani, dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua Umum Organisasi Advokat FERADI WPI. Di tengah dinamika organisasi dan tuntutan profesi, ia berupaya mempertahankan sikap profesional serta prinsip yang diyakininya, khususnya ketika berhadapan dengan persoalan yang berkaitan dengan keadilan dan kebenaran.

Dalam perjalanan organisasinya, Basriyanto dikenal tidak segan menyampaikan pendapat maupun mengambil sikap ketika menemukan persoalan yang dinilainya tidak sejalan dengan prinsip yang harus dijunjung. Ketegasan tersebut menjadi karakter yang melekat dalam dirinya, sekaligus menunjukkan cara pandangnya bahwa sebuah tanggung jawab tidak cukup dijalankan dengan jabatan, tetapi membutuhkan keberanian untuk mengambil keputusan secara proporsional.

Bagi Basriyanto, kepercayaan yang diberikan melalui sebuah jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan integritas. Ia memandang keberadaan dalam organisasi bukan semata tentang posisi struktural, melainkan tentang kesediaan untuk bekerja, bertanggung jawab, serta tetap berpegang pada prinsip ketika menghadapi perbedaan pandangan dan berbagai tantangan.

Di luar peran organisasinya, Basriyanto juga dikenal menempatkan loyalitas dan persahabatan sebagai bagian penting dalam kehidupan. Baginya, hubungan yang dibangun melalui kejujuran, rasa saling menghargai, dan komitmen bukan sekadar ikatan personal, melainkan nilai yang dapat menjadi kekuatan ketika menghadapi situasi sulit.

Memasuki usia 44 tahun, perjalanan Basriyanto bersama FERADI WPI menunjukkan fase kematangan yang dibentuk oleh pengalaman dan tanggung jawab. Ketegasan dan keberanian berjalan beriringan dengan upayanya mempertahankan loyalitas serta kepercayaan, sehingga karakter tersebut menjadi bagian dari cara ia menjalankan amanah organisasi.

Dalam konteks organisasi advokat, sikap semacam itu memiliki arti penting karena dinamika internal maupun persoalan hukum menuntut keteguhan sekaligus kehati-hatian. Karena itu, komitmen Basriyanto untuk tetap profesional, menjaga integritas, dan menyampaikan pandangan secara terbuka menjadi modal yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan FERADI WPI.

Kiprah seseorang dalam organisasi pada akhirnya tidak hanya diukur dari jabatan yang disandang, tetapi juga dari bagaimana kepercayaan tersebut dijalankan dan dipertanggungjawabkan. Bagi Basriyanto, ketegasan, keberanian, dan kesetiaan dalam persahabatan menjadi nilai yang terus dibawa dalam perjalanan pengabdian, dengan harapan keberadaannya dapat memberi manfaat bagi organisasi dan masyarakat.

share this :