Jurnal1jambi.com,- Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat merespons memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membagikan ribuan masker kepada masyarakat pada 24/08/2026. Aksi tersebut dipimpin Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di sejumlah titik aktivitas masyarakat.

Pembagian masker dipusatkan di dua lokasi, yakni Simpang Tugu Juang di jalur Lintas Timur Sengeti dan kawasan depan SMP Negeri 6 Muaro Jambi. Sejumlah unsur pemerintahan, TNI, dan Polri turut turun langsung membagikan masker kepada pengendara, pedagang, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno mengatakan langkah tersebut diambil karena kabut asap mulai menebal dan dirasakan tidak hanya di Kota Jambi, tetapi juga di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. “Kami melihat kabut asap sudah sangat pekat. Maka hari ini kita bergerak cepat membagikan masker agar masyarakat terlindungi dari dampak ISPA,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Muaro Jambi Budhi Hartono, S.Sos., MT., Kepala Kejaksaan Negeri Muaro Jambi Karya Graham Hutagaol, S.H., M.Hum., serta perwakilan Polres Muaro Jambi dan Kodim 0415/Jambi. Kehadiran unsur TNI-Polri sekaligus memperkuat koordinasi pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman karhutla dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Bambang mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memperburuk kondisi udara dan memperluas sebaran karhutla.

Menurut pemerintah daerah, perlindungan masyarakat menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan seiring meningkatnya paparan kabut asap. Di saat yang sama, Pemkab Muaro Jambi menyatakan akan terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam upaya pemantauan serta penanganan titik api agar kondisi lingkungan dapat segera kembali terkendali.

Pemkab Muaro Jambi memastikan pembagian masker akan dilanjutkan di sejumlah titik yang dinilai rawan hingga kualitas udara kembali membaik. Di tengah pekatnya asap, pesan pemerintah kepada masyarakat pun sederhana: menjaga kesehatan bukan hanya soal menggunakan masker, tetapi juga menghentikan kebiasaan membakar lahan yang dapat menjadi awal dari persoalan yang lebih besar. (Noval)

share this :