Jurnal1jambi.com,- MUARO JAMBI – Pelayanan kesehatan bagi warga binaan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi melalui program Kontrol Langsung Blok Hunian (CLBK). Kamis (05/11/2026), tim medis yang dipimpin Kepala Subseksi Keperawatan bersama dokter dan perawat turun langsung menyambangi kamar hunian untuk memeriksa kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendekatan jemput bola, sehingga pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di klinik lapas. Petugas medis mendatangi langsung warga binaan untuk memantau kondisi fisik, mengidentifikasi keluhan kesehatan, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menegaskan bahwa pemenuhan pelayanan kesehatan merupakan salah satu prioritas dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran tenaga medis secara langsung di blok hunian diperlukan agar kondisi kesehatan warga binaan dapat dipantau secara lebih responsif.

“Melalui kegiatan Kontrol Langsung Blok Hunian ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan penanganan medis yang optimal dan responsif. Tim yang terdiri dari Kasubsi Keperawatan, dokter, dan perawat kami instruksikan untuk tidak hanya bersiap di klinik, melainkan turun langsung menyapa serta memeriksa kondisi kesehatan warga binaan di blok,” ujar Meita.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga meninjau kebersihan lingkungan hunian, ketersediaan fasilitas sanitasi, serta kondisi sirkulasi udara di dalam blok. Petugas turut membuka ruang konsultasi langsung yang dimanfaatkan warga binaan untuk menyampaikan keluhan maupun memperoleh arahan mengenai pola hidup sehat.

Antusiasme warga binaan dalam memanfaatkan layanan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan CLBK. Melalui komunikasi langsung antara tenaga medis dan warga binaan, berbagai keluhan kesehatan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga tindak lanjut penanganannya dapat dilakukan sesuai kebutuhan medis.

Pelaksanaan CLBK secara konsisten diharapkan mampu memperkuat sistem pemantauan kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat. Sebab, pelayanan di dalam lapas tidak hanya berbicara tentang pembinaan dan pengamanan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak dasar setiap warga binaan untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak, manusiawi, dan berkelanjutan. (Noval)

share this :