Jurnal1jambi.com,- MUARO JAMBI – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban terus diperkuat jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam pengarahan virtual bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen (Dirpamintel) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Tatan Dirsan Atmaja, Senin (02/11/2026), yang membahas penguatan kesiagaan dan strategi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pejabat struktural serta staf pengamanan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Pengarahan difokuskan pada penguatan fungsi intelijen pemasyarakatan, penerapan strategi pengamanan proaktif, serta peningkatan kewaspadaan petugas dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan di lingkungan lapas.

Dalam arahannya, Tatan Dirsan Atmaja menekankan bahwa aspek keamanan tidak boleh hanya mengandalkan penanganan setelah gangguan terjadi. Seluruh jajaran lapas dan rumah tahanan diminta meningkatkan kepekaan terhadap dinamika di lapangan, memperkuat fungsi intelijen, serta memastikan setiap potensi kerawanan dapat dikenali sejak dini.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menegaskan bahwa pihaknya akan menginternalisasi seluruh poin penting pengarahan kepada jajaran, terutama petugas pengamanan yang berada di garis terdepan. Menurutnya, pengawasan melekat dan langkah preventif menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap terkendali.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan strategi pengamanan dan deteksi dini sesuai dengan arahan Dirpamintel. Langkah preventif, pengawasan melekat, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib adalah harga mati yang harus terus ditingkatkan,” ujar Meita Eriza.

Penguatan kesiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengamanan yang tidak hanya responsif, tetapi juga mampu mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Dalam lingkungan pemasyarakatan, stabilitas keamanan merupakan salah satu prasyarat penting agar seluruh kegiatan pembinaan dapat berlangsung sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi berharap koordinasi, kewaspadaan, dan kualitas pengawasan seluruh petugas semakin meningkat. Sebab, keamanan lapas bukan semata tentang menjaga lingkungan tetap terkendali, melainkan juga memastikan hak warga binaan terpenuhi dan proses pembinaan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta kondusif. (Noval)

share this :