Jurnal1jambi.com,- Sebanyak lima petugas Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Jambi mengikuti uji kompetensi dalam rangka Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, Rabu (26/08/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jambi sebagai bagian dari pemetaan kompetensi dan potensi aparatur.

Kelima peserta terdiri atas Kepala LPP Jambi bersama empat pejabat struktural. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya organisasi memperoleh gambaran objektif mengenai kompetensi, potensi, serta karakteristik pegawai untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang profesional dan sesuai kebutuhan organisasi.

Uji kompetensi tersebut merupakan bentuk sinergi antara Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi dan BKN dalam mendukung penerapan manajemen ASN berbasis kompetensi. Melalui program profiling, hasil pemetaan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan karier sekaligus peningkatan kualitas kinerja aparatur.

Bagi jajaran LPP Jambi, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi tahapan administratif, tetapi juga menjadi instrumen untuk melihat kapasitas masing-masing peserta secara lebih terukur. Hasil profiling diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan dan potensi pengembangan setiap aparatur dalam menjalankan tugas kedinasan.

Pemetaan kompetensi yang dilakukan secara sistematis juga memiliki relevansi terhadap kebutuhan organisasi pemasyarakatan yang terus berkembang. Dengan data kompetensi yang lebih objektif, pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia dapat diarahkan secara lebih tepat sesuai kebutuhan jabatan serta tuntutan pelayanan publik.

Keikutsertaan Kepala LPP Jambi beserta jajaran pejabat struktural dalam program tersebut sekaligus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kapasitas aparatur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berbasis pada kompetensi pegawai.

Melalui profiling ASN yang terukur dan berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan diharapkan tidak berhenti pada pemetaan semata. Lebih jauh, hasilnya dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur sehingga mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian tujuan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

share this :