Jurnal1jambi.com,- GARUT – Danrem 063/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., meresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kampung Cipaksa, Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Kamis (30/07/2026). Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses warga sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat yang selama ini terkendala aliran sungai.

Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Jembatan gantung yang dibangun di jalur vital penghubung antarkampung itu diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas pendidikan, perekonomian, dan kehidupan sosial masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut dan Forkopimcam Cisompet. Turut hadir Sekda Kabupaten Garut Nurdin Yana yang mewakili Bupati Garut, Dandim 0611/Garut Letkol Inf Fahrisal Ependi Sinaga, S.I.P., perwakilan Kapolres Garut Iptu Dedi Kuswandi, Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, Camat Cisompet Fahmi Prayoga, Danramil 1118/Cisompet, para pejabat utama Kodim 0611/Garut, anggota Polsek Cisompet, serta anggota Koramil 1118/Cisompet.

Kepala Desa Panyindangan Indra Firman bersama Ketua MUI Asep Saepul Holik turut menyambut kedatangan rombongan. Sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat se-Desa Panyindangan juga hadir, sementara warga Kampung Cipaksa memadati lokasi sejak pagi. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya harapan terhadap keberadaan jembatan yang dinilai akan membuka akses baru bagi warga di wilayah tersebut.

Dalam prosesi peresmian, Danrem 063/Tarumanagara secara resmi menandai penggunaan Jembatan Gantung Perintis Garuda melalui pemotongan pita. Sebelumnya, Danrem juga menyerahkan tali asih dan santunan kepada warga kurang mampu serta anak yatim yang berdomisili di wilayah Desa Panyindangan sebagai bentuk kepedulian sosial TNI terhadap masyarakat sekitar.

Danrem berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam memelihara fasilitas umum agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.

Kepala Desa Panyindangan Indra Firman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danrem 063/Tarumanagara, Dandim, Bupati Garut, serta seluruh unsur Forkopimcam Cisompet atas dukungan terhadap pembangunan jembatan tersebut. “Banyak terima kasih kepada Bapak Danrem, Dandim, Bupati, serta Forkopimcam Kecamatan Cisompet,” ujarnya.

Menurut Indra, jembatan tersebut memberikan manfaat besar bagi warga Kampung Cipaksa karena menghubungkan wilayah tersebut dengan Kampung Desa Kolot yang sebelumnya sulit diakses. “Tadinya anak sekolah kalau mau berangkat harus muter lewat jalan Desa Panyindangan. Sekarang dengan adanya jembatan, waktu tempuh ke sekolah hanya sekitar 20 menit,” jelasnya.

Selain memudahkan akses pendidikan, keberadaan jembatan juga dinilai membantu aktivitas perekonomian masyarakat. Indra berharap pembangunan tersebut dapat menjadi penggerak bagi peningkatan kesejahteraan warga sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah. “Alhamdulillah Desa Panyindangan mendapatkan Program Nasional melalui Danrem 063,” pungkasnya. (Aminudin)

share this :