Jurnal1jambi.com,- Muaro Jambi, 22/07/2026 – Kasrem 042/Gapu Kolonel Inf Davy Darma Putra bersama Kasiops Korem 042/Gapu dan Kalak BPBD Provinsi Jambi meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan api telah padam, proses pendinginan berlangsung optimal, serta mengantisipasi munculnya kembali titik api di kawasan terdampak.
Titik api di lokasi tersebut pertama kali terpantau melalui patroli udara pada 21/07/2026 sekitar pukul 12.06 WIB. Informasi itu segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel Satgas Karhutla yang bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengendalian agar kebakaran tidak meluas ke area lain.
Berdasarkan hasil peninjauan, kebakaran menghanguskan lahan gambut seluas sekitar enam hektare. Kasrem 042/Gapu menegaskan bahwa api telah berhasil dipadamkan, namun proses pendinginan masih terus dilakukan secara menyeluruh. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan selama bertugas, memperkuat patroli, meningkatkan deteksi dini, serta memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Proses penanganan di lapangan menghadapi tantangan berupa akses menuju lokasi yang berada jauh di dalam kawasan gambut sehingga sulit dijangkau kendaraan pemadam melalui jalur darat. Meski demikian, sekitar 50 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, unsur perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat setempat tetap berjibaku melakukan pemadaman secara terpadu dengan dukungan operasi water bombing, patroli udara, serta pendinginan menggunakan sumber air dari sekat kanal dan embung.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Satgas Karhutla mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Komitmen menjaga Provinsi Jambi dari ancaman karhutla membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat. Dengan sinergi yang terus diperkuat serta respons cepat di setiap kejadian, diharapkan risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sehingga kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, dan stabilitas wilayah tetap terjaga. (Penrem 042/Gapu)













