Jurnal1jambi.com,- Krisno H. Siregar memimpin langsung kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Lapangan Hitam Polda Jambi, Kamis, 21/05/2026. Kegiatan tersebut menjadi penegasan komitmen aparat kepolisian dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang terus mengancam masyarakat di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa narkotika bukan sekadar persoalan hukum, melainkan ancaman serius terhadap masa depan generasi bangsa. Ia menilai peredaran narkoba mampu merusak sendi sosial masyarakat, memicu tindak kriminal, dan menghancurkan kehidupan anak muda secara perlahan namun pasti.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah Jambi. Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan penindakan tegas terhadap jaringan narkoba,” tegas Krisno H. Siregar di hadapan tamu undangan dan aparat penegak hukum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Jambi, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran lintas institusi itu memperlihatkan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen negara.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Dewa Made Palguna, menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari sejumlah pengungkapan kasus di berbagai wilayah di Provinsi Jambi. Dari rangkaian operasi tersebut, aparat juga berhasil mengamankan beberapa tersangka yang kini masih menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik. Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur cairan kimia, sementara pil ekstasi dihancurkan hingga tidak dapat digunakan kembali, disaksikan langsung oleh para pejabat dan undangan yang hadir.

Melalui kegiatan ini, Polda Jambi juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif melawan peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sebab di tengah derasnya ancaman narkotika, menjaga masa depan generasi bangsa bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

share this :