Jurnal1jambi.com,- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi mengikuti penguatan integritas petugas pemasyarakatan dalam upaya memberantas peredaran handphone ilegal, narkotika, dan praktik penipuan di lingkungan lapas dan rutan, Kamis 21/05/2026. Kegiatan yang digelar secara virtual itu menjadi penegasan bahwa perang terhadap pelanggaran di dalam lembaga pemasyarakatan tidak boleh berhenti sebatas slogan.
Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan disampaikan tegas di hadapan seluruh jajaran petugas yang mengikuti zoom meeting. Tidak ada ruang kompromi bagi praktik-praktik yang mencederai marwah institusi, mulai dari peredaran handphone ilegal hingga penyalahgunaan narkotika yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.
Usai kegiatan berlangsung, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi langsung memberikan penguatan internal kepada seluruh petugas. Ia menekankan bahwa integritas bukan sekadar kata yang diucapkan dalam forum resmi, melainkan sikap yang harus hadir dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pengawasan pun diminta diperketat. Seluruh jajaran diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat deteksi dini demi mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sebab kelengahan sekecil apa pun dapat membuka celah bagi pelanggaran yang lebih besar.
Langkah ini mendapat dukungan sebagai bagian dari upaya membangun sistem pemasyarakatan yang lebih bersih dan profesional. Di tengah tuntutan publik terhadap reformasi birokrasi, komitmen menjaga lapas bebas dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan menjadi ukuran nyata apakah perubahan benar-benar dijalankan atau hanya berhenti pada seremoni.
Di balik tembok tinggi lembaga pemasyarakatan, publik menaruh harapan besar pada hadirnya aparat yang teguh menjaga amanah. Sebab integritas, pada akhirnya, bukan hanya tentang aturan yang ditegakkan, tetapi tentang keberanian menjaga kepercayaan di saat godaan penyimpangan terus mencari jalan.











