Jurnal1jambi.com,- Pemerintah Kabupaten Bungo terus mendorong percepatan pembangunan kawasan perkotaan melalui sejumlah program strategis. Pada 28/04/2026, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menegaskan komitmen menghadirkan tata kota yang lebih tertata, nyaman, dan berdaya saing.

Program yang disiapkan meliputi pembangunan pedestrian, penataan taman kota, serta pengembangan kawasan dalam kota secara terpadu. Seluruh perencanaan mengacu pada dokumen RPJMD 2025–2030 guna memastikan arah pembangunan tetap konsisten dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bungo, Ir. Syafrizal, menyampaikan bahwa penataan kawasan perkotaan merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kota yang tidak hanya indah, tetapi juga mendukung produktivitas masyarakat.

Kabupaten Bungo memiliki posisi strategis di jalur lintas tengah Sumatera yang menjadi jalur utama distribusi dan mobilitas. Selain itu, Bungo juga dikenal sebagai pusat perdagangan dan jasa di wilayah barat Provinsi Jambi.

Dalam dokumen tata ruang, Bungo ditetapkan sebagai kawasan Pusat Kegiatan Nasional Promosi (PKNP) yang berorientasi pada aktivitas berskala nasional. Kondisi ini menjadikan penataan kawasan perkotaan sebagai kebutuhan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pada tahun 2026, pemerintah daerah juga mendapatkan dukungan dari Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. Salah satu program yang disiapkan adalah revitalisasi Taman Pusparagam dengan nilai anggaran lebih dari Rp20 miliar yang saat ini masih dalam tahap persiapan tender.

Melalui perencanaan yang terintegrasi dan pelaksanaan yang terukur, pemerintah daerah berharap seluruh program dapat berjalan sesuai rencana. Penataan kawasan perkotaan ini diharapkan memberikan manfaat nyata, baik dari sisi kenyamanan lingkungan maupun peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

share this :