Jurnal1Jambi.com,- Mandiangin Timur, 31/7/2025 – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digalakkan di Kabupaten Sarolangun. Babinsa Koramil 03/Pauh, Serka Adi Hariono, bersama warga Desa Meranti Jaya, Kecamatan Mandiangin Timur, melaksanakan patroli di kawasan perkebunan yang rawan kebakaran. Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Patroli yang dilakukan bukan sekadar formalitas. Babinsa dan Tim MPA (Masyarakat Peduli Api) turun langsung ke titik-titik rawan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan. Kehadiran mereka menjadi garda terdepan dalam mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat merusak ekosistem dan mengancam kehidupan masyarakat.
Serka Adi Hariono menegaskan, edukasi kepada masyarakat menjadi kunci pencegahan Karhutla. Dalam setiap kegiatan komunikasi sosial (Komsos), ia selalu mengimbau warga agar peduli dan aktif menjaga lingkungannya. “Kita tidak boleh lengah. Setiap warga harus memiliki kesadaran bersama bahwa mencegah kebakaran adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya penuh semangat.

Selain melakukan patroli rutin, Babinsa juga diwajibkan melaporkan setiap indikasi titik api kepada Danramil. Langkah ini memastikan koordinasi cepat dan responsif jika terjadi potensi kebakaran. “Perintah untuk melaksanakan patroli sudah menjadi prioritas. Kita bersyukur, sampai hari ini, wilayah Kecamatan Mandiangin Timur masih aman dan terkendali,” tambahnya.
Keberhasilan ini, menurut Serka Adi, tak lepas dari peran aktif masyarakat yang konsisten menjaga lingkungan. Ia pun mengapresiasi komitmen warga yang menolak praktik pembakaran lahan. “Mari kita pertahankan kondisi ini. Jangan ada lagi yang membakar lahan. Karena menjaga hutan berarti menjaga masa depan anak cucu kita,” tegasnya.
Gerakan patroli Karhutla ini menjadi simbol kolaborasi yang efektif antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Upaya ini bukan hanya soal mencegah bencana, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa alam adalah warisan yang harus dijaga bersama. Dengan kerja sama yang solid, Sarolangun optimistis dapat terus mempertahankan status bebas Karhutla.











