Jurnal1Jambi.com,- Merangin – Di tengah gelombang ancaman non-militer yang kian masif, Kodim 0420/Sarko menggelar upacara bulanan pada Rabu (17/7/2025) di lapangan Makodim dengan penuh kedisiplinan. Mayor Inf Abdul Azis Efendi bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Letda Inf Indra Gunawan memimpin barisan sebagai Komandan Upacara. Agenda ini menjadi lebih dari sekadar seremoni ia menjelma ruang konsolidasi moral dan integritas prajurit di tengah gempuran ancaman sosial modern.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang dibacakan oleh Danup, disampaikan peringatan tegas terkait dua ancaman yang kini merasuk diam-diam ke dalam kehidupan masyarakat: judi online dan pinjaman online ilegal (pinjol). “Kita tengah digempur oleh ancaman non-militer yang tidak kalah serius. Judi online dan pinjol telah menghancurkan moral, merobohkan disiplin, dan mencoreng kehormatan institusi,” tegasnya.
Ancaman ini tidak hanya menyerang individu, tetapi juga menyasar ketahanan keluarga, merusak tatanan sosial, bahkan menggerus wibawa institusi negara. Karena itu, Kasad memberikan lima penekanan utama sebagai kompas etika dan tindakan bagi seluruh jajaran prajurit: kelola program dan anggaran secara bertanggung jawab, tingkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, dukung program kesejahteraan rakyat, jaga kehormatan pribadi dan institusi, serta bekerjalah dengan kekompakan dan ketulusan.

Upacara bulanan ini mencerminkan kesiapan dan kedisiplinan jajaran Kodim 0420/Sarko dalam menyikapi dinamika zaman yang berubah cepat. Bagi TNI, ancaman hari ini tidak selalu datang dari luar wilayah kedaulatan, tapi justru dari dalam dari layar-layar kecil yang menjerat dalam diam: judi daring yang menghancurkan, pinjaman ilegal yang memperdaya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat kolektif bahwa membela negara tidak hanya dilakukan di medan perang, tetapi juga dalam menjaga martabat dan integritas di medan sosial. Moralitas prajurit adalah fondasi utama dari kekuatan pertahanan. Dan ketika ancaman datang dalam bentuk gaya hidup merusak, maka tanggapan pun harus bermula dari kesadaran dan keteladanan.
Kodim 0420/Sarko dengan tegas mengambil sikap: membentengi diri, keluarga, dan institusi dari infiltrasi nilai-nilai merusak. Sebab, seperti yang ditekankan dalam amanat Kasad, kehormatan adalah sesuatu yang tak boleh dikompromikan—karena ketika kehormatan hancur, maka bangunan kekuatan bangsa pun ikut runtuh.











