Jurnal1Jambi.Com,- Muara Bulian – Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Lapas Kelas IIB Muara Bulian saat ratusan warga binaan dan tahanan berkumpul untuk berbuka puasa bersama pada Sabtu (15/3/2025). Dipimpin langsung oleh Kalapas, acara ini dihadiri oleh KA KPLP, Kasi Adm Kamtib, staf, serta regu pengamanan. Sebanyak 391 warga binaan turut serta dalam momen spesial ini, menjadikannya bukan sekadar buka puasa biasa, tetapi ajang penguatan solidaritas di balik jeruji.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Pemberitahuan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-UM.01.01-92 tertanggal 12 Maret 2025, yang menginstruksikan pelaksanaan buka puasa bersama sebagai bentuk komunikasi dan sosialisasi antara pimpinan lapas dan warga binaan. Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan guna meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang sebelumnya telah ditekankan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Hidayat, dalam sesi monitoring dan evaluasi.

Tak sekadar berbuka bersama, acara ini juga menjadi momen refleksi bagi para warga binaan. Suasana penuh kekhusyukan terlihat ketika seluruh peserta berbuka puasa dalam kebersamaan, meluruhkan sekat antara petugas dan penghuni lapas. Kehangatan tampak dalam interaksi antara Kalapas dan warga binaan, yang merasa dihargai dan didengar aspirasinya.

Bagi pihak lapas, kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas seremonial, melainkan strategi membangun lingkungan yang lebih harmonis. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan, diharapkan ketertiban di dalam lapas semakin terjaga. Kalapas menegaskan bahwa pendekatan humanis seperti ini mampu menciptakan suasana yang lebih kondusif dan menjauhkan potensi konflik di dalam lembaga pemasyarakatan.

Dengan terselenggaranya buka puasa akbar ini, Lapas Kelas IIB Muara Bulian membuktikan bahwa pendekatan persuasif dan komunikasi yang erat mampu membawa dampak positif bagi kehidupan di dalam lapas. “Kami ingin memastikan bahwa warga binaan merasa dihargai dan diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Kebersamaan ini adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” pungkas Kalapas.

share this :