Jurnal1jambi.com,- Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, resmi diresmikan pada 13/08/2026. Peresmian dilakukan serentak melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dengan diikuti jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.

Di Kabupaten Muaro Jambi, peresmian dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir, Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, serta jajaran TNI-Polri, Forkopimda dan sejumlah pejabat terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menandai selesainya renovasi jembatan yang menjadi akses penghubung masyarakat di wilayah Kecamatan Kumpeh.

Jembatan yang memiliki panjang 90 meter dan lebar dua meter itu menghubungkan Desa Raden Betung dengan Desa Sebrang Betung. Infrastruktur tersebut memangkas jarak perjalanan sekitar dua kilometer dan waktu tempuh hingga 25 menit, sekaligus memberikan akses yang lebih efisien bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi atas terwujudnya Jembatan Merah Putih Presisi tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena memperpendek akses antardesa dan mendukung mobilitas warga.

“Dengan panjang 90 meter dan lebar dua meter, jembatan ini memberikan manfaat yang sangat nyata bagi masyarakat karena mampu memangkas jarak hingga dua kilometer dan waktu tempuh sekitar 25 menit,” ujar Erlan.

Jembatan tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 11.782 jiwa, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Polda Jambi juga mengajak masyarakat turut menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Usai mengikuti peresmian, Kapolda Jambi bersama para tamu undangan menyerahkan 30 paket sembako dan 30 paket alat tulis kepada masyarakat serta anak-anak sekolah di sekitar lokasi. Kapolda kemudian menandatangani prasasti renovasi dan melakukan pemotongan pita sebelum meninjau langsung kondisi jembatan yang kini dapat dimanfaatkan warga.

Menurut Erlan, pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan fasilitas publik. Jembatan Merah Putih Presisi pun diharapkan tidak hanya memperpendek jarak secara geografis, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial secara lebih mudah dan efisien.

share this :