Jurnal1jambi.com,- Puluhan Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus) dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Cisompet mengikuti Kursus Orientasi Mabigus yang diselenggarakan Kwartir Ranting Cisompet di SDN 1 Jatisari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, pada 25/07/2026 hingga 26/07/2026. Kegiatan selama dua hari tersebut bertujuan memperkuat pemahaman Mabigus mengenai tugas pokok dan fungsi dalam mendukung pembinaan Gerakan Pramuka di gugusdepan masing-masing.

Selama pelaksanaan kursus, peserta mendapatkan pembekalan mengenai administrasi gugusdepan, penyusunan program kerja, serta strategi pembinaan karakter peserta didik melalui Gerakan Pramuka. Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para peserta itu turut dihadiri jajaran Kwartir Cabang Garut dan Kwartir Ranting Cisompet sebagai bagian dari upaya menyamakan visi dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Drs. Nanang, S.H., M.Pd., menegaskan bahwa seorang Mabigus harus menjadi inspirator yang benar-benar hadir membina, bukan sekadar tercantum dalam surat keputusan. Menurutnya, keteladanan dalam disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian menjadi fondasi penting agar para pembina dan peserta didik turut memiliki motivasi yang sama. Ia juga mengajak seluruh Mabigus mendukung program Kwartir Ranting maupun Kwartir Cabang dengan memberikan perhatian dan ruang yang memadai bagi kegiatan Pramuka di sekolah.

Semangat serupa disampaikan Ketua Majelis Pembimbing Ranting Cisompet, Fahmi Prayoga, S.IP., M.Si., yang mengajak para Mabigus menjadi sosok teladan sekaligus inspirator. Untuk memudahkan penyampaian pesan, ia mengibaratkan karakter pembina melalui dua pesepak bola dunia, Lionel Messi dan Ronaldinho. Menurutnya, semangat kerja keras, disiplin, dan konsistensi yang melekat pada Messi perlu dipadukan dengan sikap ceria serta kemampuan menginspirasi sebagaimana ditunjukkan Ronaldinho.

Selain pembekalan materi, kegiatan juga diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh Mabigus se-Kecamatan Cisompet untuk mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka di sekolah masing-masing. Panitia turut membagikan modul pembelajaran dan contoh administrasi sebagai panduan agar para Mabigus dapat menjalankan tugas pembinaan secara lebih efektif dan terarah.

Dukungan terhadap penguatan Gerakan Pramuka juga datang dari Pemerintah Kecamatan Cisompet melalui kehadiran Sekretaris Kecamatan yang mewakili pemerintah setempat. Sementara itu, Kwartir Ranting Cisompet menargetkan setiap gugusdepan mampu menyelenggarakan sedikitnya satu kegiatan besar dalam setiap semester sebagai bagian dari upaya membangun budaya kepramukaan yang aktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.

Kursus Orientasi Mabigus tersebut ditutup dengan yel-yel Pramuka dan foto bersama seluruh peserta dari jenjang PAUD hingga SMA. Komitmen yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat pembinaan karakter melalui nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya, sehingga Gerakan Pramuka tetap menjadi ruang pembentukan generasi yang tangguh, berprestasi, dan berakhlak mulia. (Aminudin)

share this :