Jurnal1jambi.com,- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Jambi turut menghadiri pengukuhan Persatuan Bundo Kanduang Minangkabau Kabupaten Muaro Jambi yang berlangsung khidmat pada 24/04/2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Muaro Jambi ini menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam menjaga nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.
Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, serta masyarakat Minangkabau yang berdomisili di Muaro Jambi. Dalam prosesi tersebut, Bupati secara resmi melantik jajaran pengurus Persatuan Bundo Kanduang sebagai simbol estafet tanggung jawab budaya.
Kalapas Perempuan Jambi, Meita Eriza, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Peran Bundo Kanduang sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya. Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin, termasuk dalam mendukung program pembinaan yang ada,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan organisasi perempuan berbasis adat memiliki kontribusi penting dalam pembinaan moral dan sosial, tidak hanya di masyarakat umum, tetapi juga bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Nilai-nilai kearifan lokal dinilai mampu menjadi fondasi dalam membangun karakter.
Sementara itu, Bupati Muaro Jambi menegaskan pentingnya menjaga adat istiadat sebagai bagian dari identitas daerah. Ia mengajak seluruh pengurus yang telah dikukuhkan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang mempererat silaturahmi antar elemen. Sebab adat bukan sekadar warisan, melainkan arah dan ketika dijaga dengan kesadaran, ia bukan hanya dikenang, tetapi dihidupkan.











