Jurnal1jambi.com,— Jambi, 5/10/2025 – Langit pagi di Lapangan Kantor Gubernur Jambi menjadi saksi perjalanan panjang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dengan langkah tegas dan wajah penuh kebanggaan, Inspektur Daerah Militer (Irdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Brigjen TNI Heri Susanto, memimpin langsung Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI, Minggu (5/10/2025).
Upacara yang berlangsung khidmat itu diikuti jajaran TNI-Polri, ASN, dan perwakilan berbagai instansi pemerintah serta organisasi masyarakat. Tampak hadir Wakil Gubernur Jambi Dr. H. Abdullah Sani, unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Ibu Irdam XX/TIB Ny. Susi Heri Susanto bersama Pengurus Persit Koorcab Rem 042, juga para tokoh masyarakat yang turut meneguhkan semangat kebersamaan hari itu.
Tahun ini, peringatan HUT TNI mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju.” Sebuah tema yang bukan sekadar slogan, tapi refleksi atas misi besar TNI untuk terus menjadi kekuatan pertahanan yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Di tengah perubahan zaman dan tantangan global, TNI dituntut untuk tetap menjadi benteng teguh dalam menjaga kedaulatan NKRI dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Brigjen TNI Heri Susanto, ditegaskan kembali bahwa TNI adalah anak kandung rakyat tumbuh dari peluh rakyat, berdiri bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat. “Kedekatan ini adalah jantung kekuatan TNI,” tegas Panglima dalam amanatnya, yang menggema penuh makna di tengah barisan prajurit yang berdiri tegap di bawah kibaran Merah Putih.

“Saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugas. Kepercayaan dan kecintaan rakyat kepada TNI adalah anugerah besar yang harus dijaga dengan kinerja, disiplin, dan moralitas yang tinggi,” lanjut Panglima TNI dalam amanat yang sarat pesan moral dan keteguhan prinsip itu.
Lebih jauh, Panglima TNI juga mengingatkan agar setiap prajurit tidak mudah berpuas diri. TNI harus terus berlari seirama dengan denyut zaman, beradaptasi terhadap dinamika ancaman baru, dan tetap teguh dalam menjaga NKRI. “Masih banyak pekerjaan besar di depan mata. Namun, dengan semangat juang dan jiwa rakyat yang melekat, TNI akan selalu menjadi garda terdepan pertahanan bangsa,” pesan beliau.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran sederhana, diwarnai doa bersama dan pemotongan tumpeng. Di ruangan itu, tak hanya doa yang terucap tapi juga rasa syukur yang mendalam atas delapan dekade pengabdian TNI bagi bangsa dan negara.
HUT ke-80 TNI di Provinsi Jambi bukan sekadar peringatan seremonial. Ia adalah penegasan makna kemanunggalan antara TNI dan rakyat, antara kekuatan dan kasih, antara disiplin dan pengabdian. Di sinilah semangat “TNI Rakyat, Indonesia Maju” menemukan bentuknya nyata, hangat, dan penuh harapan.













