Jurnal1jambi.com,- Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) bersama Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Batang Hari menggelar kegiatan donor darah dan workshop public speaking, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Santri Nasional, Hari Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa sekaligus memperkuat kepedulian sosial serta kapasitas generasi muda.
Donor darah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kedua organisasi mengajak kader dan masyarakat menumbuhkan solidaritas serta kepedulian terhadap sesama tanpa membedakan latar belakang.
Selain kegiatan donor darah, workshop public speaking digelar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi peserta, terutama dalam menyampaikan gagasan di depan umum. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri, keterampilan berbicara, dan kemampuan generasi muda menyampaikan pesan secara efektif serta bertanggung jawab.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang Hari, Sultoni, S.IP., mengatakan organisasinya berkomitmen menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kader dan masyarakat. “Sebagai organisasi kepemudaan Islam yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama, GP Ansor Kabupaten Batang Hari berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada kader, umat, dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Batang Hari,” ujarnya.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Batang Hari, Fitri Durotul Qolbiyah, S.H., M.E., turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan civitas akademika Universitas Islam Batang Hari (UNISBA), Rumah Sakit HAMBA Muara Bulian, panitia, donatur, kader Ansor, Banser, Fatayat NU Batang Hari, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan acara.
Peringatan Hari Santri Nasional, Hari Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa memberikan ruang bagi organisasi kepemudaan untuk menghubungkan nilai keislaman, persatuan, dan pengembangan kemampuan generasi muda. Melalui kegiatan sosial dan edukatif, kader diharapkan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi GP Ansor dan Fatayat NU Batang Hari tersebut diharapkan dapat berlanjut melalui program kemanusiaan, pendidikan, literasi, dan pemberdayaan pemuda. Dengan demikian, momentum tiga peringatan tersebut dapat diwujudkan dalam kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat pengabdian di Kabupaten Batang Hari.













