Jurnal1jambi.com,- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi membuka ruang interaksi antara masyarakat dan lingkungan pemasyarakatan melalui kegiatan Edutrip yang melibatkan komunitas Malam Puisi Jambi, Sketch Jamming, dan Jambi Book Party. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenalkan proses pembinaan serta keterampilan yang dikembangkan warga binaan selama menjalani masa pidana.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah kesempatan menikmati hidangan hasil olahan warga binaan. Sajian tersebut memperlihatkan keterampilan pengolahan makanan yang dikembangkan di dalam lapas sekaligus memberikan ruang apresiasi terhadap hasil karya warga binaan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal sisi pembinaan di dalam lapas, termasuk upaya mengembangkan kemampuan praktis yang dapat berguna setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana. Keterampilan memasak menjadi salah satu bentuk pembekalan yang berpotensi mendukung kemandirian mereka ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menyampaikan bahwa kegiatan Edutrip merupakan langkah untuk memperkenalkan lingkungan pemasyarakatan secara lebih dekat kepada masyarakat. Menurutnya, lapas tidak hanya menjadi tempat menjalani pidana, tetapi juga ruang pembinaan dan pengembangan keterampilan bagi warga binaan.

Kehadiran komunitas dari berbagai bidang diharapkan dapat memperluas pemahaman publik mengenai proses pembinaan yang berlangsung di dalam lapas. Interaksi tersebut juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melihat secara langsung upaya pengembangan potensi warga binaan melalui kegiatan yang produktif.

Pembinaan keterampilan menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah bebas. Dengan bekal kemampuan yang sesuai, mereka diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk membangun kemandirian dan kembali berperan positif di lingkungan sosialnya.

Melalui Edutrip, Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi berharap hubungan antara masyarakat dan lingkungan pemasyarakatan dapat terjalin lebih terbuka dan positif. Dukungan publik terhadap proses reintegrasi sosial diharapkan turut membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.(Noval)

share this :