Jurnal1jambi.com,- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi terus memberikan akses pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) program kesetaraan Paket C. Kegiatan tersebut berlangsung di area pembinaan Lapas Perempuan Jambi, Muaro Jambi.

Program pendidikan tersebut tidak hanya menghadirkan kesempatan bagi warga binaan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga melibatkan petugas Lapas yang memiliki latar belakang pendidikan dan kualifikasi relevan sebagai tenaga pengajar.

Dalam proses pembelajaran, para warga binaan mengikuti materi yang diberikan oleh pengajar. Keterlibatan petugas Lapas sebagai tenaga pendidik diharapkan dapat menciptakan proses belajar yang kondusif sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, mengatakan program kesetaraan Paket C menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyelesaikan pendidikan menengah atas. Pendidikan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Melalui program ini, warga binaan berkesempatan memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan sekaligus pengetahuan yang dapat mendukung persiapan mereka menghadapi kehidupan setelah bebas. Pelaksanaan KBM dilakukan secara rutin dengan penerapan kurikulum yang telah disesuaikan.

Pendidikan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan. Bekal pendidikan diharapkan dapat mendukung kesiapan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan sosial secara lebih baik.

Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi menyatakan akan terus menjalankan program pembinaan kepribadian dan intelektual bagi warga binaan. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat proses reintegrasi sosial sehingga pendidikan yang diperoleh selama berada di Lapas dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke masyarakat.(Noval)

share this :