Jurnal1jambi.com,- Tanjung Jabung Barat, 25/08/2026 – Lokasi Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menjadi sorotan publik. Dapur yang digunakan untuk menyiapkan makanan bagi pelajar itu berada di antara dua bangunan penangkaran burung walet sehingga memunculkan kekhawatiran terkait aspek sanitasi dan keamanan pangan.

Sejumlah warga dan pemerhati kebijakan publik menilai keberadaan dapur yang berdekatan dengan penangkaran burung walet perlu mendapat perhatian serius. Menurut mereka, kondisi tersebut perlu dievaluasi untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan telah memenuhi standar higiene dan sanitasi yang ditetapkan.

Salah seorang pemerhati kebijakan publik di Tanjung Jabung Barat menyebut lokasi dapur yang berdekatan dengan sumber polusi biologis berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak dikelola sesuai standar kesehatan lingkungan. “Standar dapur sehat harus jauh dari sumber polusi biologis. Kalau diapit gedung walet seperti ini, risiko kontaminasi sangat tinggi. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” ujarnya, Senin (25/08/2026).

Selain persoalan lokasi, pengelolaan dapur MBG Purwodadi juga menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan informasi yang beredar, pengelolaan dapur tersebut diduga melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai transparansi proses penunjukan dan potensi konflik kepentingan. Namun, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dinas Kesehatan, serta Badan Gizi Nasional melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan dapur MBG tersebut. Mereka juga mendorong adanya audit terhadap tata kelola program agar pelaksanaannya berlangsung secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sorotan terhadap lokasi dan pengelolaan dapur MBG menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap program yang menggunakan anggaran negara dan menyasar kebutuhan gizi peserta didik. Evaluasi yang objektif dan berbasis standar teknis dinilai penting untuk memastikan keamanan pangan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Dapur MBG Purwodadi, anggota DPRD yang disebut dalam informasi tersebut, maupun Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak terkait, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

share this :