Jurnal1jambi.com,- Jambi, 28/08/2026 – Tim Khusus Anti Begal (TEKAB) Provinsi Jambi menggelar Deklarasi Damai dalam rangka mengenang satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan di Lapangan Garuda Jambi, Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (28/08/2026). Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar TEKAB Jambi bersama komunitas ojek online sebagai momentum memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian antarsesama.
Deklarasi tersebut juga menjadi ruang untuk mengenang Affan sebagai seorang driver ojek online yang bekerja keras mencari nafkah dan menjadi tulang punggung keluarga. Bagi komunitas ojol, perjuangan almarhum dipandang sebagai gambaran ketangguhan pekerja sektor informal yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan aktivitas di jalan.
Ketua DPW TEKAB Provinsi Jambi, Sucipto AB, mengatakan Affan tidak hanya dikenang sebagai seorang driver ojek online, tetapi juga sebagai pahlawan bagi keluarganya dan bagian dari anak bangsa yang berjuang melalui pekerjaannya. “Bagi kami, Affan adalah pahlawan keluarga. Ia bekerja setiap hari, berjuang mencari nafkah, dan menjalankan tanggung jawab untuk keluarganya,” ujar Sucipto.
Menurut Sucipto, penghormatan terhadap almarhum tidak seharusnya diwujudkan melalui amarah maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan. Karena itu, TEKAB Jambi mendorong seluruh anggota dan komunitas ojol untuk menjadikan momentum tersebut sebagai upaya memperkuat persaudaraan, menjaga ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menjaga persaudaraan, ketertiban, dan keamanan. TEKAB Jambi menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis. Mari kita mengenang Affan melalui doa, kegiatan positif, dan dengan menjaga Jambi tetap aman, damai, serta kondusif,” tegasnya.
Selain deklarasi damai, TEKAB Jambi turut mendorong para driver ojek online di Provinsi Jambi memperoleh perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan, khususnya program PERISAI. Langkah tersebut dinilai penting mengingat driver ojol merupakan pekerja sektor informal yang memiliki risiko cukup tinggi saat menjalankan aktivitas di jalan raya.
Melalui momentum satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan, TEKAB Jambi mengajak para driver ojol dan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memicu konflik. “Kita mengenang perjuangan Affan, menghargai pengorbanannya sebagai pahlawan keluarga dan bagian dari anak bangsa, lalu meneruskan semangat itu dengan menjaga persaudaraan. Tolak kekerasan, kita bersaudara, dan bersama-sama kita wujudkan Jambi yang aman dan damai,” tutup Sucipto.













