Jurnal1jambi.com,- Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., menerima audiensi Ketua Komisariat PMII Wildan bersama Ketua BEM Universitas Jambi (Unja), Halim, di ruang kerja Kapolres Muaro Jambi, Senin 24/08/2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi kepolisian dan mahasiswa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam audiensi itu, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan mahasiswa, terutama dalam merespons persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Mahasiswa dinilai memiliki peran strategis sebagai bagian dari kelompok intelektual yang dapat turut menyampaikan edukasi serta membangun kesadaran publik.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Mahasiswa dapat menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan karhutla,” ujar Bayu, seraya mengajak mahasiswa menyampaikan pesan pencegahan melalui lingkungan sekitar dan komunitas kampus.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polri tetap menjaga netralitas dalam setiap penyampaian aspirasi mahasiswa. Menurutnya, kepolisian berkewajiban memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Selain karhutla, kondisi lalu lintas di kawasan Mendalo turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Tingginya aktivitas kendaraan di sekitar kawasan kampus dinilai membutuhkan perhatian bersama, khususnya pada jam-jam sibuk ketika mahasiswa berangkat dan pulang dari kegiatan perkuliahan.
Menanggapi persoalan itu, Bayu menyatakan akan mengoptimalkan peran Satuan Lalu Lintas untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan pada waktu rawan. Ia juga mengajak mahasiswa ikut membangun budaya tertib berlalu lintas, termasuk mengingatkan sesama mahasiswa mengenai penggunaan helm dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Audiensi yang berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara kepolisian dan elemen mahasiswa dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Muaro Jambi. Pertemuan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif, dengan harapan sinergi yang terbangun tidak berhenti pada forum dialog, tetapi berlanjut dalam langkah nyata di tengah masyarakat. (Noval)













