Jurnal1Jambi.com – SMA Negeri 8 Muaro Jambi memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 sebagai momentum membangun karakter peserta didik baru melalui pendidikan anti-perundungan, pencegahan kekerasan seksual, perlindungan anak, hingga peningkatan kesadaran berlalu lintas. Memasuki hari keempat MPLS, sekolah turut melibatkan orang tua siswa dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/07/2026) menghadirkan Kasat Binmas Polres Muaro Jambi IPTU Arifin sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya kepada para orang tua siswa baru, IPTU Arifin mengajak seluruh wali murid untuk aktif mendampingi anak-anak mereka, memberikan motivasi belajar, serta bersama-sama mencegah perundungan, penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga keterlibatan remaja dalam geng motor dan aksi tawuran. Ia juga mengingatkan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dengan membiasakan siswa menggunakan helm saat berkendara guna menekan angka kecelakaan di wilayah Muaro Jambi.
Kepala SMAN 8 Muaro Jambi, Zaenal Ekarosa, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS mengacu pada Petunjuk Teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang berlangsung selama lima hari ditambah kegiatan pra-MPLS. Menurutnya, pada hari keempat peserta didik mengikuti kegiatan outbound yang dipandu panitia melalui berbagai permainan edukatif untuk menumbuhkan semangat, kekompakan, solidaritas, serta rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.
“Melalui berbagai permainan dan aktivitas kebersamaan, kami ingin membangun karakter siswa agar mampu bekerja sama, saling menghargai, dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru di SMA Negeri 8 Muaro Jambi. Kami juga membiasakan mereka untuk hidup sehat, bangun pagi, rajin beribadah, gemar membaca, serta mengonsumsi makanan bergizi. Alhamdulillah, sekolah kami juga telah mendapatkan Program Makan Bergizi (MBG),” ujar Zaenal.
Selain pembinaan kepada siswa, pihak sekolah juga menggelar pertemuan bersama Komite SMAN 8 Muaro Jambi dan para orang tua. Melalui kegiatan tersebut, sekolah membangun komitmen bersama dalam mendukung tata tertib sekolah sekaligus memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter anak agar terhindar dari perilaku menyimpang, termasuk bullying, narkoba, judi online, geng motor, maupun tawuran.
Zaenal menambahkan, pendidikan keselamatan berlalu lintas telah menjadi agenda rutin sekolah setiap tahun. Pada hari ketiga MPLS, siswa telah mendapatkan pembekalan dari Satlantas Polres Muaro Jambi yang disampaikan Kanit Gakkum Laka Lantas Aipda Suwondo mengenai pentingnya berkendara secara aman dan bertanggung jawab. Ke depan, sekolah juga akan bekerja sama dengan orang tua untuk memastikan seluruh siswa yang menggunakan sepeda motor mengenakan helm saat berangkat maupun pulang sekolah.
“Saat ini memang masih diperlukan penyadaran secara bertahap. Kami akan terus memantau perkembangan siswa agar seluruh pengendara, khususnya peserta didik, disiplin menggunakan helm. Tahun ajaran ini jumlah siswa baru kelas X sebanyak 168 orang, sedangkan total peserta didik di SMAN 8 Muaro Jambi mencapai 532 siswa,” jelasnya.
Mengakhiri keterangannya, Zaenal berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta terus mengembangkan karakter positif selama menempuh pendidikan di SMAN 8 Muaro Jambi. “Kami berharap seluruh siswa rajin belajar, disiplin, berakhlak baik, sehingga cita-cita mereka dapat tercapai di masa depan,” pungkasnya. (Noval)













