Jurnal1jambi.com,- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”, Polsek Mestong melaksanakan kegiatan Bakti Religi di Klenteng Liang Hiang, RT 14 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (12/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan sarana ibadah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mestong AKP Hengky Lesmana, S.H. itu diikuti oleh personel Polsek Mestong, pengurus Klenteng Liang Hiang, serta masyarakat sekitar. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan area pekarangan hingga bagian dalam tempat ibadah guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata.
Kapolsek Mestong AKP Hengky Lesmana, S.H. mengatakan kegiatan Bakti Religi tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan sarana ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain melaksanakan gotong royong, personel Polsek Mestong turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada pengurus klenteng sebagai upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pengurus dan warga sekitar karena dinilai mencerminkan semangat toleransi dan kepedulian sosial yang terus dijaga di wilayah Kecamatan Mestong. Kehadiran Polri dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang bermanfaat.
Melalui momentum Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Mestong terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa, langkah sederhana seperti merawat dan membersihkan rumah ibadah menjadi pesan kuat bahwa toleransi, kepedulian, dan persaudaraan harus terus dirawat bersama. (Noval)













