Jurnal1jambi.com,- MUARO JAMBI — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Wiranto, memberikan atensi serius terhadap sejumlah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2025 yang hingga kini belum dilakukan serah terima. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat dan berpotensi memicu polemik berkepanjangan apabila tidak segera ditangani.

Wiranto menegaskan komitmennya untuk mendorong penyelesaian persoalan administratif maupun teknis yang menghambat pemanfaatan fasilitas publik tersebut. Menurutnya, proyek yang telah selesai dikerjakan seharusnya dapat segera diserahterimakan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Ia menyatakan akan segera memanggil dinas-dinas terkait guna mencari solusi konkret atas kendala yang ada. “Kami akan panggil dinas terkait untuk penyelesaian tindak lanjut kegiatan tersebut. Tujuannya jelas, agar ke depan hal seperti ini tidak terulang kembali dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh di setiap daerah pemilihan (dapil). Evaluasi ini dimaksudkan untuk menilai efektivitas pelaksanaan kegiatan pembangunan sepanjang tahun 2025 sekaligus memastikan perencanaan ke depan berjalan lebih terukur.

Terkait jumlah pasti titik proyek SPAM tahun 2025, Wiranto mengakui data teknis secara detail berada pada dinas pengampu. Hal tersebut disebabkan sumber usulan proyek yang beragam, mulai dari program kepala daerah, pokok pikiran (pokir) anggota dewan, hingga aspirasi dari pemerintah desa.

Ia berharap seluruh proyek infrastruktur di Muaro Jambi ke depan mengikuti prosedur yang benar sejak tahap perencanaan hingga serah terima. “Harapan kita, pekerjaan ke depan harus lebih baik. Jangan sampai setelah dibangun lalu ditinggalkan tanpa kejelasan status. Kita ingin semua berjalan lurus agar tidak menimbulkan permasalahan hukum maupun sosial di masa mendatang,” pungkasnya. (Noval)

share this :