Jurnal1jambi.com,- MUARO JAMBI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) dari Pengadilan Negeri Sengeti, Jumat (30/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengawasi pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus mengamati proses pembinaan dan pemenuhan hak-hak warga binaan.

Dalam kunjungan tersebut, Hakim Wasmat melakukan peninjauan terhadap sejumlah aspek penyelenggaraan pemasyarakatan, mulai dari kondisi lingkungan lapas, pelaksanaan program pembinaan, hingga pelayanan kepada warga binaan. Pemeriksaan juga mencakup kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan di dalam lapas.

Selain peninjauan, Hakim Wasmat berkoordinasi dengan jajaran petugas untuk memperoleh informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Komunikasi tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap kesesuaian pelaksanaan putusan pengadilan dengan proses pembinaan yang dijalankan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai pengawasan dan pengamatan oleh hakim merupakan bagian penting dalam membangun koordinasi antara lembaga peradilan dan pemasyarakatan.

Meita juga berharap kunjungan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajarannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pelaksanaan pembinaan warga binaan. Menurutnya, koordinasi antarlembaga diperlukan agar penyelenggaraan pemasyarakatan tetap berjalan sesuai ketentuan dan memperhatikan hak-hak warga binaan.

Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Hakim Wasmat juga berkaitan dengan upaya memastikan putusan pengadilan dijalankan sebagaimana mestinya. Sementara itu, pengamatan terhadap kondisi lapas dan pelayanan warga binaan dapat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembinaan serta aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Melalui kunjungan tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang pengawasan dan koordinasi dengan lembaga peradilan. Sinergi antara kedua institusi diharapkan mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, profesional, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

share this :