Jurnal1jambi.com,- Muaro Jambi — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi terus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan melalui pendidikan kesetaraan dan pembinaan keagamaan. Program yang dilaksanakan pada 21/08/2026 tersebut mencakup pembelajaran Paket bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta kegiatan Tahfidz Al-Qur’an.

Dalam program pendidikan kesetaraan, warga binaan mendapatkan materi pembelajaran sesuai tingkatan kelas serta penjelasan modul yang digunakan selama proses belajar. Pendataan administratif juga dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan warga binaan tetap memperoleh akses pendidikan yang layak selama menjalani masa pembinaan.

Program pendidikan tersebut memiliki arti penting bagi proses reintegrasi sosial karena pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat. Pendidikan tidak hanya menjadi pemenuhan hak, tetapi juga bagian dari proses mempersiapkan warga binaan agar memiliki kesempatan membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Selain pendidikan formal, Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi juga memberikan pembinaan kerohanian melalui program Tahfidz Al-Qur’an. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mengikuti proses menyimak, mengulang hafalan, serta menghafalkan Juz ‘Amma dan ayat-ayat Al-Qur’an secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.

Pembinaan keagamaan diarahkan tidak semata pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan pembentukan kebiasaan positif. Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki ruang untuk mengembangkan sisi mental dan spiritual selama menjalani proses pemasyarakatan.

Pelaksanaan pendidikan kesetaraan dan Tahfidz Al-Qur’an menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang menempatkan warga binaan sebagai individu yang tetap memiliki hak untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat. Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses pemasyarakatan tidak berhenti pada pelaksanaan pidana, tetapi juga mencakup pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial.

Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi diharapkan dapat terus mengembangkan program pembinaan yang substantif dan berkelanjutan bagi warga binaan. Pendidikan dan pembinaan keagamaan menjadi dua ruang penting untuk membangun pengetahuan, karakter, serta kesiapan menjalani kehidupan secara lebih positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

share this :