Jurnal1jambi.com,- Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., mendampingi Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.Si., dalam peresmian renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Polda Jambi di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (13/08/2026). Peresmian berlangsung melalui Zoom Meeting yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan diikuti jajaran pemerintah daerah serta pejabat TNI-Polri.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan mengikuti peresmian secara virtual. Usai kegiatan, Kapolda Jambi bersama para tamu undangan menyerahkan 30 paket sembako dan 30 paket alat tulis kepada masyarakat serta anak-anak sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial.

Setiap paket sembako yang disalurkan berisi beras 10 kilogram, minyak dua liter, gula dua kilogram, kopi satu bungkus, teh dua kotak, dan sarden satu kaleng. Bantuan tersebut melengkapi agenda peresmian yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 11.15 WIB, Kapolda Jambi menandatangani prasasti renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Polda Jambi yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda peresmian. Kapolres Muaro Jambi turut mendampingi prosesi tersebut sebelum bersama para pejabat dan tamu undangan meninjau kondisi jembatan secara langsung.

Jembatan yang telah diperbaiki dan direnovasi itu memiliki panjang 90 meter dengan lebar dua meter. Infrastruktur tersebut menghubungkan Desa Raden Betung dengan Desa Seberang Betung dan memangkas jarak tempuh masyarakat sekitar dua kilometer serta waktu perjalanan hingga 25 menit.

Keberadaan jembatan tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 11.782 jiwa yang tinggal di wilayah sekitar. Akses yang lebih singkat diharapkan memudahkan mobilitas warga, termasuk dalam menjalankan aktivitas sosial, pendidikan, serta kegiatan perekonomian sehari-hari.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, jembatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka ruang mobilitas yang lebih efisien bagi warga Desa Raden Betung dan Desa Seberang Betung.

share this :