Jurnal1jambi.com,- Kepolisian Sektor (Polsek) Kumpeh Ulu, Polres Muaro Jambi, mencatat 14 kasus tindak pidana sepanjang semester pertama 2026, terhitung sejak Januari hingga Juni. Dalam periode yang sama, jajaran Polsek Kumpeh Ulu juga mencatat 18 perkara tindak pidana yang berhasil diselesaikan.

Kapolsek Kumpeh Ulu AKP Torang Tua Munthe, S.H., M.H., melalui Kanitreskrim Polsek Kumpeh Ulu Ipda Anggi Permadi, S.H., M.H., mengatakan, 14 perkara yang masuk terdiri atas sejumlah jenis tindak pidana. Rinciannya meliputi dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dua kasus penganiayaan ringan, satu kasus pengeroyokan, satu kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), satu kasus pemalsuan surat, empat kasus penggelapan, satu kasus pencurian biasa, serta dua perkara lainnya.

“Untuk penyelesaian tindak pidana, dari 18 perkara yang telah diselesaikan, terdiri atas tiga kasus curat, satu kasus aniaya ringan, dua kasus penganiayaan ringan, satu kasus pengeroyokan, satu kasus KDRT, satu kasus pemalsuan surat, satu kasus penipuan, empat kasus penggelapan, dua kasus pencurian biasa, dan dua perkara lainnya,” ujar Ipda Anggi Permadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 21/07/2026.

Di tengah dinamika keamanan tersebut, Polsek Kumpeh Ulu juga memetakan wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satunya Desa Kasang Pudak yang disebut menjadi salah satu wilayah rawan gangguan kamtibmas akibat potensi terjadinya tindak kejahatan.

Sebagai langkah antisipasi, jajaran Polsek Kumpeh Ulu meningkatkan kegiatan patroli secara rutin di sejumlah titik yang dianggap rawan. Patroli dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk mengantisipasi aksi pencurian kendaraan bermotor dan tindak pidana lainnya.

Polsek Kumpeh Ulu mengimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sebab, keamanan bukan hanya perkara seberapa banyak kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga tentang seberapa kuat kepedulian bersama mencegah kejahatan sebelum kembali menjadi angka dalam catatan kepolisian.

share this :