Jurnal1Jambi.com – Dewan Pimpinan Pusat FERADI Warung Paralegal Indonesia (FERADI WPI) menerima undangan resmi dari Pengadilan Tinggi Bandung untuk mengikuti Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Penyumpahan Advokat (SIPA) yang akan digelar pada 6 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi sistem administrasi penyumpahan advokat berbasis digital sesuai ketentuan yang berlaku.

Menindaklanjuti undangan tersebut, Ketua Umum FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., secara resmi menunjuk dua pengurus sebagai perwakilan organisasi, yakni Harriani Bianca Daryana selaku Ketua DPD FERADI WPI DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI, serta David Agus Winoto, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Kepala Divisi DPP FERADI WPI sekaligus Sekretaris DPC FERADI WPI Kabupaten Cilacap.

Menurut Donny Andretti, keikutsertaan FERADI WPI dalam sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan. Ia berharap para pengurus yang ditugaskan mampu memahami secara komprehensif mekanisme penggunaan aplikasi SIPA sehingga dapat mengimplementasikan sekaligus menyosialisasikannya kepada seluruh jajaran organisasi.

“FERADI WPI mendukung penuh transformasi digital di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Melalui sosialisasi SIPA ini, kami berharap para pengurus yang ditugaskan dapat memahami mekanisme penggunaan aplikasi secara menyeluruh sehingga dapat memberikan manfaat bagi organisasi dan para calon advokat,” ujar Donny Andretti.

Ia menambahkan, penguasaan sistem administrasi berbasis teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan organisasi advokat, khususnya dalam proses penyumpahan advokat yang kini semakin terintegrasi dan transparan. Kehadiran perwakilan FERADI WPI juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara organisasi advokat dengan lembaga peradilan.

FERADI WPI turut menyampaikan apresiasi kepada Pengadilan Tinggi Bandung atas penyelenggaraan sosialisasi SIPA sebagai langkah mendukung modernisasi tata kelola administrasi peradilan. Organisasi berharap implementasi sistem tersebut mampu mewujudkan proses penyumpahan advokat yang lebih efektif, akuntabel, transparan, serta sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

share this :