Jurnal1jambi.com,- Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi saat peringatan hari lahir Kepala Lapas Perempuan Jambi, Meita Eriza, Jumat 29/05/2026. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan sederhana, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama jajaran petugas serta warga binaan.
Sejak awal kegiatan, nuansa kebersamaan tampak begitu terasa di lingkungan lapas. Doa bersama, pemotongan tumpeng, hingga berbagi hidangan menjadi simbol rasa syukur sekaligus pengingat pentingnya menjaga keharmonisan antara pimpinan, petugas, dan warga binaan dalam kehidupan pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Meita Eriza menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan, kekompakan, dan kerja sama seluruh jajaran yang selama ini bersama-sama menjaga ketertiban dan menjalankan pembinaan di Lapas Perempuan Jambi. “Kebahagiaan ini bukan hanya milik pribadi, tetapi menjadi kebahagiaan bersama keluarga besar Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat semangat kita dalam memperbaiki diri,” ujarnya.

Momen tersebut juga menghadirkan suasana emosional yang hangat bagi para warga binaan. Di balik tembok pemasyarakatan, kebersamaan sederhana seperti ini menjadi ruang kemanusiaan yang memberi semangat baru dan memperlihatkan bahwa pendekatan humanis tetap memiliki tempat penting dalam proses pembinaan.
Perayaan hari lahir ini sekaligus menjadi refleksi untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, menjaga solidaritas antarpetugas, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, humanis, dan penuh kepedulian. Nilai-nilai kekeluargaan yang tumbuh di tengah keterbatasan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun pembinaan yang lebih positif dan bermakna.
Dengan kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut, hubungan harmonis antara petugas dan warga binaan diharapkan terus terjaga dengan baik. Sebab dalam dunia pemasyarakatan, sentuhan empati dan kebersamaan kerap menjadi jalan paling kuat untuk menghadirkan perubahan dan harapan baru.











