Jurnal1jambi.com,- Polsek Mestong melaksanakan monitoring kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan serta Harga Pangan di Pendopo Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu 13/05/2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah bersama aparat dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).
Program yang digelar sejak pagi itu menghadirkan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga lebih terjangkau. Sejumlah komoditas yang disalurkan antara lain beras SPHP sebanyak 100 karung, frozen food 600 pack, serta minyak goreng Minyakita sebanyak 65 dus guna membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah fluktuasi harga pangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono hadir langsung bersama jajaran instansi terkait untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan optimal. Dari unsur kepolisian, pengamanan dan pengawasan dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Mestong M. Ihsan bersama personel Polsek Mestong guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama distribusi berlangsung.
Di tengah tekanan ekonomi dan naik-turunnya harga kebutuhan pokok, Gerakan Pangan Murah menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih bersahabat. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa stabilitas pangan bukan hanya urusan ekonomi, tetapi berkaitan langsung dengan stabilitas sosial dan ketenteraman masyarakat.
Masyarakat Kecamatan Mestong menyambut positif pelaksanaan program tersebut karena dinilai membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga. Selain menjaga pasokan pangan tetap tersedia, kegiatan ini turut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dirasakan langsung di tingkat bawah.
Pada akhirnya, menjaga stabilitas harga pangan bukan sekadar soal angka di pasar, tetapi tentang memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar dengan layak. Sebab ketika harga kebutuhan pokok terkendali, rasa tenang di tengah masyarakat ikut terjaga, dan di situlah negara benar-benar hadir melalui kerja nyata yang menyentuh kehidupan sehari-hari warga.











