Jurnal1jambi.com,- Palembang — Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos memaparkan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam rapat evaluasi mingguan melalui video conference (vicon), Selasa, 6/1/2026.

Kegiatan vicon dipusatkan di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Jalan Padat Karya No. 1, RT 16, Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Agenda ini turut diikuti Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., jajaran pejabat utama Kodam, serta Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., bersama unsur pemerintah daerah.

Dalam paparannya, Letkol Arh Erik Novianto menyampaikan bahwa saat ini terdapat dua titik pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kodim 0418/Palembang yang telah rampung 100 persen. Pembangunan diselesaikan dalam 57 hari, dimulai dari nol hingga siap digunakan, serta sudah didukung fasilitas listrik dan air bersih.

Ia menambahkan, lokasi koperasi dinilai strategis karena berdekatan dengan kantor kelurahan, sehingga memudahkan akses dan pelayanan bagi masyarakat. “Bangunan telah selesai 100 persen dan dibangun sesuai standar, sehingga siap dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memberikan apresiasi sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih harus tepat waktu, tepat guna, dan sesuai standar. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pengelolaan oleh sumber daya manusia yang profesional agar manfaat koperasi benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga.

Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menyampaikan pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kodam II/Swj secara umum menunjukkan hasil positif. Dari enam titik pembangunan, dua titik telah rampung 100 persen, sementara empat titik lainnya masih terkendala cuaca hujan dan kondisi lahan rawa; rapat evaluasi mingguan ini dinilai efektif memperkuat koordinasi pusat-daerah serta menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

share this :