Jurnal1jambi.com,- Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah menggelar kegiatan Ngeriung Jumat Presisi di Pondok Pesantren Nurul Iman, Desa Muaro Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (02/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pesantren sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan dihadiri Kapolsek Mestong AKP Robinson Manullang, Kasat Binmas Polres Muaro Jambi IPTU Arifin, Kanit Binmas Polsek Mestong IPDA Ihsan, serta Kanit Intelkam Polsek Mestong AIPDA Indra. Turut hadir pimpinan Pondok Pesantren Nurul Iman Gus Syarif Hidayatullah dan pengasuh pesantren Gus Mahbub.
Dalam pertemuan tersebut, Bayu menyampaikan apresiasi atas sambutan pihak pesantren dan berharap komunikasi serta kerja sama dengan kepolisian terus terjalin. Ia juga meminta pihak pesantren segera menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Bayu turut mengingatkan para santriwan dan santriwati agar menggunakan teknologi secara bijak dan memanfaatkan ruang digital untuk kegiatan positif. Ia juga berpesan agar para santri menjauhi judi online, narkoba, serta pergaulan bebas yang dapat berdampak terhadap masa depan mereka.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap risiko yang muncul seiring perkembangan teknologi dan lingkungan sosial. Melalui komunikasi langsung dengan kalangan pesantren, kepolisian berupaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Usai penyampaian pesan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan peninjauan lingkungan pondok pesantren. Kapolres bersama rombongan kemudian melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Miftahul Jannah, Km 22, Desa Sebapo.
Melalui Ngeriung Jumat Presisi, Polres Muaro Jambi berharap hubungan kemitraan dengan lembaga pendidikan keagamaan semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendorong para santri menjadi generasi yang bijak dalam memanfaatkan teknologi.













