Jurnal1jambi.com,- Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi mengikuti kegiatan Supervisi Pagu Anggaran dan Penguatan Data Kepegawaian di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi, Senin (14/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi tersebut dibuka langsung Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pemutakhiran data kepegawaian di lingkungan satuan kerja Pemasyarakatan. Supervisi diarahkan agar setiap satuan kerja memiliki perencanaan dan pengelolaan anggaran yang lebih tertib serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan itu, peserta memperoleh arahan dan penguatan mengenai supervisi pagu anggaran. Pengelolaan anggaran ditekankan agar berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Selain aspek anggaran, penguatan data kepegawaian turut menjadi perhatian. Data yang akurat dan mutakhir dinilai penting untuk menunjang kebutuhan administrasi sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan di lingkungan Pemasyarakatan.
Bagi Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, hasil supervisi tersebut menjadi bahan untuk melakukan tindak lanjut di tingkat satuan kerja. Langkah itu diarahkan untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan semakin tertib, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penguatan pada dua aspek tersebut memiliki arti penting karena pengelolaan anggaran dan administrasi kepegawaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas penyelenggaraan tugas pemerintahan. Ketepatan data dan disiplin pengelolaan anggaran pada akhirnya menjadi fondasi bagi satuan kerja dalam menjalankan fungsi pelayanan dan pemasyarakatan secara optimal.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Jambi diharapkan semakin mampu memastikan tata kelola anggaran dan kepegawaian berjalan sesuai ketentuan. Bagi Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk membangun organisasi yang tertib, akuntabel, dan profesional.













