Jurnal1jambi.com,- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi menggelar program pembinaan kesenian tari secara berkelanjutan bagi para warga binaan pada 10/09/2026 di Kabupaten Muaro Jambi. Langkah ini diambil sebagai ruang ekspresi yang aman untuk mengasah bakat, menumbuhkan kreativitas, serta membangun kesehatan mental para penghuni lapas selama menjalani masa pidana.

Program yang berlangsung dalam suasana antusias ini dipandu langsung oleh para peserta Magang Batch I Kementerian Ketenagakerjaan. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan olah tubuh hingga penguasaan koreografi tari secara intensif untuk melatih ketangkasan warga binaan.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan melatih kedisiplinan dan membangun kembali rasa percaya diri yang sempat luntur. “Kami berupaya menghadirkan pemasyarakatan yang berdampak, memberikan kesempatan warga binaan untuk belajar dan berkarya agar siap menjadi pribadi yang mandiri,” ujar perwakilan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.

Program ini terbukti mampu mengubah stigma serta memberikan dampak emosional yang positif bagi proses rehabilitasi para penghuni lapas. Interaksi yang terjalin selama latihan tidak hanya mengasah kecakapan seni, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan kerja sama antar sesama warga binaan.

Langkah Lapas Perempuan Jambi ini sejalan dengan arah kebijakan Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM yang menekankan pentingnya pembinaan berbasis kemandirian dan kepribadian. Pembekalan keterampilan non-teknis seperti seni budaya menjadi modal penting bagi warga binaan sebelum nantinya kembali berintegrasi di tengah masyarakat.

Di balik dinginnya jeruji besi, pembinaan kesenian ini menjadi buktinya nyata bahwa proses pemasyarakatan tidak lagi berfokus pada penghukuman, melainkan pemulihan martabat manusia. Pendekatan yang humanistis dan inklusif terbukti efektif dalam memicu proses transformasi diri secara bertahap menuju arah yang lebih positif.

Inisiatif kreatif ini mempertegas kembali komitmen pembinaan lembaga pemasyarakatan sebagai tempat persemaian harapan baru bagi setiap individu. Keterampilan yang dipelajari hari ini menjadi bekal berharga untuk memastikan mereka dapat berdaya guna dan diterima secara utuh saat kembali ke tengah masyarakat kelak.

share this :