Jurnal1jambi.com,- Muaro Jambi, 27/08/2026. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menghadiri peresmian Gerai Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Jambi yang berlokasi di Koperasi Desa Merah Putih, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (27/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program pembinaan serta pemberdayaan warga binaan.

Peresmian Gerai Pemasyarakatan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jambi, Irwan Rahmar Gumilar. Acara turut dihadiri Camat Sekernan, Danramil Sengeti, perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, Kepala Desa Bukit Baling, para penerima bantuan sosial, serta unsur media.

Kalapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Gerai Pemasyarakatan yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, kehadiran gerai tersebut diharapkan dapat menjadi wadah yang mendukung pelaksanaan program pembinaan warga binaan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemasyarakatan dengan masyarakat.

Peresmian gerai ditandai dengan pemotongan tali sebagai simbol dimulainya operasional Gerai Pemasyarakatan. Momentum tersebut menjadi wujud komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menghadirkan program yang lebih dekat dengan masyarakat serta mendorong pemberdayaan yang berkelanjutan.

Selain peresmian gerai, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan kepada masyarakat sekitar sekaligus mempererat hubungan antara institusi pemasyarakatan, pemerintah desa, dan warga.

Keberadaan Gerai Pemasyarakatan di Desa Bukit Baling diharapkan menjadi sarana yang mampu memperkuat pembinaan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta memperluas kemitraan antara Pemasyarakatan dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program pemasyarakatan yang lebih inklusif.

Penulis: Noval

share this :