Jurnal1jambi.com,- Muaro Jambi, 26/08/2026. Polsek Sungai Bahar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, unsur pendidikan, dan TNI menyatakan komitmen bersama menolak segala bentuk aktivitas geng motor di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. Deklarasi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sungai Bahar sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini menjadi langkah preventif dalam mengantisipasi meningkatnya kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah. Seluruh unsur yang hadir menyepakati pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap pembinaan generasi muda.

Kapolsek Sungai Bahar AKP Wiwik Utomo, S.E., M.H., menegaskan bahwa pencegahan aktivitas geng motor tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Menurutnya, keterlibatan keluarga, sekolah, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat menjadi faktor utama dalam membina dan mengawasi generasi muda agar terhindar dari perilaku yang melanggar hukum.

Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, seluruh peserta sepakat meningkatkan pengawasan terhadap anak dan remaja, memperkuat edukasi melalui berbagai kegiatan sosial, serta menyampaikan imbauan secara berkelanjutan kepada masyarakat. Selain itu, penegakan hukum akan tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku terhadap setiap bentuk pelanggaran yang terjadi.

Tidak hanya berfokus pada penolakan geng motor, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai bahaya balap liar, penggunaan knalpot brong, serta pentingnya mencegah pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan lingkungan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai aspek ketertiban masyarakat.

Secara situasional, komitmen lintas sektor ini mencerminkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah. Langkah pencegahan yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu meminimalkan munculnya aksi kriminalitas remaja sekaligus menciptakan ruang yang lebih aman bagi masyarakat.

Komitmen bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan spanduk deklarasi sebagai simbol keseriusan seluruh elemen masyarakat dalam menolak geng motor dan berbagai bentuk pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum. Melalui semangat kebersamaan ini, Kecamatan Sungai Bahar diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, kondusif, serta mampu melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang merusak masa depan.

share this :