Jurnal1jambi.com,- 15/08/2026 — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi menunjukkan kepedulian terhadap pemenuhan hak anak dengan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (15/08/2026). Kunjungan tersebut secara khusus menyasar anak usia batita yang berada di dalam lapas bersama ibu mereka yang tengah menjalani masa pidana.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi bersama Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Kanwil Jambi hadir untuk menyapa langsung para warga binaan sekaligus memastikan kondisi anak-anak yang disebut sebagai “anak bawaan”. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut dan menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Dalam kunjungan itu, jajaran Ditjenpas Jambi dan PIPAS memberikan dukungan moril kepada para ibu serta menyerahkan paket bantuan untuk memenuhi kebutuhan harian anak. Bantuan tersebut antara lain berupa asupan nutrisi, perlengkapan mandi dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya.
Perhatian terhadap anak menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena kondisi hukum yang dijalani seorang ibu tidak semestinya menghilangkan hak anak untuk memperoleh kebutuhan dasar dan pengasuhan yang layak. Pemenuhan nutrisi, kebersihan serta kebutuhan sehari-hari menjadi hal yang perlu terus dipastikan selama anak berada di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pembinaan warga binaan, tetapi juga memperhatikan kelompok rentan yang berada dalam lingkungan lapas. Anak yang ikut bersama ibunya memiliki kebutuhan khusus yang harus diperhatikan agar tumbuh kembangnya tetap berlangsung secara optimal.
Kanwil Ditjenpas Jambi dan PIPAS menegaskan perhatian terhadap kesehatan, kelayakan hidup dan kesejahteraan anak harus tetap diberikan tanpa melihat status hukum orang tuanya. Kepedulian tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi bagi warga binaan dan anak-anak yang berada bersama mereka.
Di balik tembok lapas, anak-anak tetaplah anak-anak yang berhak tumbuh dengan nutrisi, perhatian dan rasa aman. Momentum HUT ke-81 RI pun menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan perlindungan, termasuk anak-anak yang menjalani masa tumbuh kembang di tengah keterbatasan.













