Jurnal1jambi.com,- Polda Jambi menggelar Lomba Stand Up Comedy dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Cafe Kesiko Jambi, 19/06/2026. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali tersebut diikuti 30 peserta dari berbagai kalangan masyarakat yang menampilkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam menghibur penonton melalui komedi.

Suasana penuh tawa dan keakraban mewarnai jalannya perlombaan yang turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Jambi serta masyarakat umum. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut.

Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali mengatakan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat yang dimiliki. “Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai sahabat dan mitra masyarakat,” ujarnya.

Perlombaan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari unsur eksternal dan internal, yakni Tanto, Denny Graha Putra, serta AKBP Heru DJ dari Roops Polda Jambi. Setelah melalui proses penilaian yang objektif, Onoy asal Tanjung Jabung Barat berhasil meraih Juara I, disusul Dimas sebagai Juara II, dan Untung Permadi sebagai Juara III.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mewakili Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menjelaskan bahwa lomba stand up comedy merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kegiatan kreatif seperti ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berekspresi sekaligus memperkuat kebersamaan.

Di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis, kedekatan antara institusi dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tugas pengamanan semata, tetapi juga lewat ruang-ruang kebudayaan, kreativitas, dan interaksi yang hangat. Dari panggung komedi sederhana itu, terselip pesan bahwa kebersamaan dapat tumbuh melalui tawa, dan kepercayaan dapat dibangun melalui kedekatan yang tulus.

share this :