Jurnal1jambi.com,- Merangin, 16/9/2025 – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kembali digelorakan di Jambi. Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., bersama Bupati Merangin H. M. Syukur, S.H., M.H., memimpin kegiatan Penanaman Padi Serentak di wilayah Kodim 0420/Sarko, Selasa (16/9/2025).
Kegiatan strategis ini dilaksanakan di dua kabupaten sekaligus, yakni Merangin dan Sarolangun, dengan total lahan lebih dari 100 hektar. Di Desa Seling, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, penanaman dilakukan di atas lahan 50 hektar sebagai bagian dari program 788 hektar dengan dukungan benih 19.700 kilogram. Sementara di Sarolangun, padi gogo ditanam di Desa Baru dan Desa Lubuk Payang, Kecamatan Air Hitam, dengan cakupan awal 50 hektar dari total rencana 2.766 hektar lahan dengan distribusi benih 55.320 kilogram.
Acara ini dipimpin langsung oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., dan turut dihadiri pejabat Provinsi Jambi seperti Asisten II Gubernur Johansyah, S.E., M.E., serta Kepala Dinas Pertanian Ir. Rumusdar. Hadir pula Bupati Sarolangun H. Hurmin, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, kelompok tani, dan perwakilan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman padi secara simbolis oleh para pejabat, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya, doa bersama, hingga sesi dialog interaktif. Dalam forum tersebut, petani diberi kesempatan menyampaikan aspirasi dan kendala di lapangan, yang ditanggapi langsung oleh perwakilan pemerintah daerah, TNI, dan Dinas Pertanian.
Dandim 0420/Sarko menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sebatas seremoni, melainkan komitmen nyata TNI dalam mendukung pemerintah. “Ini adalah bukti kolaborasi antara TNI, pemda, dan petani untuk memperkuat ketahanan pangan. Kita tidak hanya tanam, tetapi juga kawal hingga panen,” ujarnya.
Bupati Merangin H. M. Syukur menambahkan, sinergi seperti ini diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain yang memiliki potensi pertanian besar. Penanaman padi serentak di Merangin dan Sarolangun menjadi langkah inspiratif memperkuat pondasi ketahanan pangan Jambi sekaligus mendukung kemandirian pangan Indonesia.











