Jurnal1jambi.com,- Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah, menyoroti transparansi puluhan paket proyek yang ditayangkan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Muaro Jambi. Sorotan tersebut muncul di tengah keluhan mengenai sulitnya mengonfirmasi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Taufik, serta Kepala ULP, Ade, terkait program kerja dan proses pengadaan barang dan jasa.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, sebelumnya menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar membangun sinergi dengan media massa dan lembaga swadaya masyarakat. Ia juga mengingatkan jajaran Dinas Perkim untuk mengutamakan kepentingan masyarakat serta bersikap proaktif ketika dibutuhkan untuk memberikan penjelasan mengenai program dan kegiatan pemerintah.

Bambang menyebut keterbukaan informasi publik dapat membantu menyelesaikan persoalan teknis di masing-masing perangkat daerah tanpa harus seluruhnya ditangani oleh kepala daerah. “Keterbukaan publik justru dapat membantu meringankan beban tugas Bupati, sehingga persoalan teknis di internal dinas dapat diselesaikan langsung oleh dinas terkait,” ujarnya.

Namun, Taufik disebut sulit dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp maupun saat didatangi langsung ke kantornya. Kondisi serupa juga dikeluhkan terhadap Ade, Kepala ULP yang baru dilantik, yang menurut AWASI sulit dihubungi melalui telepon maupun pesan singkat untuk dimintai keterangan terkait proses pengadaan.

Feriansyah mengatakan AWASI mempertanyakan transparansi puluhan paket kegiatan yang saat ini ditayangkan di ULP Muaro Jambi. Pihaknya juga menyampaikan dugaan adanya indikasi penunjukan atau pengaturan kegiatan oleh pihak tertentu di Dinas Perkim, meski dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian.

“Kami akan terus mengawal proses ini agar tidak ada praktik pengaturan kegiatan. Keterbukaan informasi publik harus ditegakkan,” tegas Feriansyah. AWASI menyatakan akan memantau seluruh tahapan pengadaan, baik yang dilaksanakan melalui tender maupun Penunjukan Langsung (PL), untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai ketentuan.

Atas persoalan tersebut, AWASI berharap Bupati Muaro Jambi mengevaluasi kinerja pimpinan Dinas Perkim dan ULP guna memastikan pelayanan publik serta transparansi pengadaan barang dan jasa berjalan optimal. Hingga bahan pemberitaan ini disusun, belum terdapat keterangan dari Taufik maupun Ade mengenai keluhan dan dugaan yang disampaikan AWASI, sehingga ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak terkait.

share this :